Pulau Lombok sudah sejak lama menjadi destinasi wisata nasional. Biasanya orang datang ke Bali lalu dilanjutkan trip wisata ke Pulau Lombok. Karena akses transportasi menuju Bali lebih dulu berkembang daripada di Lombok. Pada tulisan kali ini akan kami bahas pengaruh Bandara Internasional Lombok pada sektor wisata dan rental mobil. Namun sebelumnya kita mengenal lebih dulu tentang sejarah Pulau Lombok. Dari halaman wikipedia kami dapatkan sebagai berikut.

Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton dan Selaparang.

Baca juga : Tradisi Bau Nyale yang dianggap Sakral

Memang sejarah adalah bagian dari masa lalu yang ghaib. Yang kebenarannya perlu ditinjau kembali. Namun kita tidak fokus pada masalah sejarah pulau lombok. Mari kita bicarakan tentang bandara Internasional Lombok.

Efek Bandara Internasional Lombok Pada Sektor Wisata dan Rental Mobil

Tampak depan Bandara Internasional Lombok, sumber wikipedia

Pada tanggal 20 Oktober 2011 Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan bandara ini. Arsitektur bandara ini memiliki ciri khas rumah adat sasak namun tetap dengan bahan bangunan modern. Tahu tidak, Bandara Udara Internasional Lombok atau disingkat sebagai BUIS, aslinya mempunyai beberapa nama yang diusulkan. Pada bulan Januari 2009 hasil jajak pendapat publik yang dilakukan di Lombok menunjukkan bahwa Bandara Internasional Lombok (BIL) dipilih oleh 40,4% responden.

Bandar Udara Internasional Lombok adalah Bandara domestik dan internasional yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I dan dibuka pertama kali pada tanggal 1 Oktober 2011 untuk menggantikan fungsi dari Bandara Selaparang Mataram. Terletak persis di jantung pulau “eksotik” Lombok tepatnya di Jalan Tanak Awu. Melayani penerbangan domestik maupun international. Berbagai maskapai yang melayani rute domestik ada disini, yaitu Garuda Indonesia, Merpati Nusantara, Lion Air, Wings Air, Citilink, Sky Aviation, Trans Nusa Aviation, Indonesia Air Transport (Non Reguler), dan Travira Air (Non Reguler). Sementara untuk rute internasional dilayani oleh Silk Air dan AirAsia.

Efek Bandara Internasional Lombok Pada Sektor Wisata dan Rental Mobil

Gili Petelu Lombok, sumber instagram

Sekarang kita masuk ke bagian pengaruh bandara terhadap sektor wisata dan rental mobil. Dengan adanya bandara yang representatif. Akses masuk ke pulau Lombok jadi lebih mudah. Jika zaman dahulu orang dari Jawa harus lewat jalan darat dan laut agar bisa menikmati keindahan alam Lombok. Sekarang bisa dengan cepat dan mudah lewat bandara.

Ads : Jemput dibandara? Bisa dengan sewa avanza Lombok kami.

Sektor parisiwata di Lombok memang banyak dikunjungi oleh kalangan menengah keatas. Yang tidak begitu berkendala dengan transportasi udara menggunakan pesawat. Lagipula sejalan dengan adanya era internet, keindahan pulau lombok lebih mudah terekspos lewat dunia maya. Baik itu dengan sosial media atau website. Hal tersebut menjadikan berbondong-bondong orang dari dalam negeri dan luar negeri ingin ke Lombok.

Jadi dengan adanya bandara yang representatif, menurut kami akan membawa pengaruh positif bagi naiknya jumlah wisatawan dari tahun ke tahun. Yang mana juga akan membawa pengaruh positif bagi usaha rental mobil di Lombok. Karena setiap wisatawan butuh sarana transportasi yang mempermudah mereka menikmati “keperawanan” pulau Lombok. Terimakasih.