082 339 443 335 info@mobillombok.com

Apakah Anda gemar bepergian sendirian dalam mengunjungi suatu destinasi wisata? Solo Traveling, ya, itulah sebutan bagi seseorang yang gemar bepergian sendirian. Dalam traveling tentu tidak hanya pesona alam yang Anda cari bukan? semestinya lebih dari itu.

Selain untuk menikmati pesona keindahan suatu destinasi wisata, alasan lain para traveler gemar jalan-jalan adalah karena mendapatkan kesempatan terbaik untuk mendapatkan pengalaman baru dan teman baru.

Akan menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan bila memasuki suatu daerah yang baru kita datangi, bisa mendapatkan pengalaman yang banyak dan teman baru. Tentu bagi mereka yang terbiasa melakukan solo traveling, mencari dan menemukan teman yang baru bukanlah hal yang sulit.

Namun tetap saja, pada sebagian orang yang memang belum terbiasa mencari teman baru saat solo traveling. Sebenarnya, hal tersebut adalah hal yang mudah, kuncinya ada pada diri Anda yaitu harus berani terbuka terhadap hal-hal yang baru. Nah, selain tips berwisata, simaklah tips solo traveling berikut ini.

1. Terbuka dengan hal-hal baru

Tips untuk mendapatkan teman baru saat solo traveling pertama adalah menjadi orang yang terbuka dengan hal yang baru. Ya, kunci pertamanya adalah bersifat terbuka untuk bisa mendapatkan banyak teman.

Solo Traveler, sumber ig afrenchcomedy
Solo Traveler, sumber ig @afrenchcomedy

Kenapa harus memiliki sifat terbuka? Kalau diibaratkan seperti rumah dengan pintu terbuka tentu akan mudah untuk seseorang masuk kedalam rumah tersebut, sebaliknya kalau pintu tertutup rapat, maka jalan masuk lewat mana? masuk akal bukan?

Untuk itu bersifat terbukalah terhadap seseorang jika Anda menginginkan mendapat banyak teman saat solo traveling. Percayalah dengan Anda memiliki banyak teman akan mendapatkan keuntungan yang banyak di kemudian hari.

2. Bersikap Ramah dengan Tebar 3S (Senyum, Salam, dan Sapa)

Setelah anda berani memulai untuk bersifat terbuka terhadap orang lain, tips berikutnya adalah bersikap ramah dengan menebar 3S yaitu senyum, salam, dan sapa. Ketika Anda berinteraksi, dalam kondisi apapun, bersikaplah ramah jika bertemu dengan seseorang.

Mulailah memberikan senyuman kepada seseorang yang Anda temui, dengan memberikan senyuman tentu suasana akan terasa lebih cair dan tidak kaku. Sebaliknya, jika Anda bersifat tidak bersifat ramah dengan muka yang cemberut, datar, dan sinis. Maka seseorang tidak akan mudah untuk berempati terhadap kita.

3. Memulai Obrolan

Setelah menebar senyum, salam, dan sapa pastilah ada seseorang yang bereaksi sama seperti Anda. Pada saat itulah Anda harus memulai obrolan. Saat memulai obrolan, mulailah dengan mengangkat tema yang ringan saja seperti hal identitas, hobi, dan asal daerah.

Hindari mengangkat tema obrolan yang berat-berat saat di awal Anda bertemu, misalkan seperti masalah politik, pastinya akan menimbulkan kerutan suasana terlebih lagi jika orang yang anda ajak tidak memahami topik pembicaraan tentu obrolan akan tidak nyambung.

Taman Hutan Nuraksa, sumber ig kurniacha29
Ilustrasi Pertemanan, sumber ig @kurniacha29

Selain itu, perhatikan pula sikap dari orang yang anda ajak ngobrol. Setiap orang tentu memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Dengan memahami karakter mereka tentu akan mudah bagi kita menentukan sikap yang pas ketika hendak berinteraksi.

Jangan ragu untuk memulai suatu obrolan dengan orang yang belum kita kenal, yakinlah jika Anda bersikap baik terhadap seseorang tentu mereka Akan membalas sikap kita dengan baik pula.

4. Menginap di Hostel

Jika Anda saat bertraveling memutuskan untuk menginap di Hostel, maka dengan menginapnya Anda di Hostel akan mempermudah Anda dalam mendapatkan teman baru. Pasalnya, di Hostel Anda akan berkumpul dengan beberapa orang baru dalam satu kamar. Untuk itu mau tidak mau Anda harus berkenalan dengan dan akrab dengan mereka.

Sebagai Informasi jika Anda belum memahami Hostel itu apa, maka perlu untuk Anda mengetahuinya . Kebanyakan orang hanya mengenal istilah Hotel, tetapi ada juga istilah lain yaitu Hostel. Secara umum Hotel dan Hostel memiliki tujuan yang sama yaitu bagunana untuk menginap. Tetapi yang membedakan antara Hotel dan Hostel adalah biaya dan fasilitasnya.

Hostel menawarkan biaya yang lebih murah karena fasilitas kamar yang akan diberikan digunakan banyak orang. Sebagai contoh, terdapat satu kamar yang besar tetapi digunakan lebih dari satu orang, ada yang untuk 6 orang hingga 10 orang, tergantung masing-masing hostel.

Selain itu juga, fasilitas seperti kamar mandi menggunakn sistem sharing. Artinya satu kamar mandi akan digunakan banyak menginap. Jadi kalau mau mandi atau ke toilet harus mengantri. Sejauh ini sudah pahamkan mengenai hostel?

Nah, dengan berkumpulnya beberapa orang dalam satu, maka itulah kesempatan anda untuk bisa menambah teman yang baru.

5. Berjalan-jalan ke Cafe atau Tempat Nongkrong Sekitar

Solo Traveler, sumber ig afrenchcomedy
Solo Traveler, sumber ig @afrenchcomedy

Pada saat malam tiba, berkunjunglah ke tempat-tempat nongkrong yang terdapat disekitar lokasi tempat Anda menginap. Di tempat-tempat yang seperti itu tentu Anda akan menemukan banyak orang-orang untuk bisa diajak berdiskusi atau hanya sekedar ngobrol dengan pembahasan-pembahasan yang ringan.

Selain tempat nongkrong seperti cafe, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat makan yang menyediakan menu makanan khas daerah setempat. Berwisata tanpa mencicipi makanan khas daerah setempat akan menambah kesempurnaan perjalanan wisata Anda.

Saat sampai di restoran, ada saja kemungkinan Anda akan menemukan meja seseorang yang sendirian. Nah, itulah kesempatan Anda untuk bisa menambah teman baru, lebih enak lagi jika bertemu dengan sesama traveller.

Jadi, itulah beberapa tips untuk mendapatkan teman baru saat solo traveling. Pada intinya, untuk mendapatkan banyak teman baru, Anda harus berani untuk membuka diri terhadap orang-orang yang kamu temui selama perjalanan maupun saat berada di tempat tujuan. Simak ulasan menarik tentang wisata lainnya di halaman sewa mobil Lombok.

WhatsApp chat