082 339 443 335 info@mobillombok.com

Masjid Bayan Beleq memiliki keistimewaan tersendiri yakni telah menjadi salah satu situs bersejarah dari beberapa wisata sejerah di Pulau Lombok. Masjid ini berdiri pada abad ke-17 M, itu berarti usianya telah lebih dari 300 tahun. Masjid Bayan Beleq merupakan Masjid pertama yang berdiri di Pulau Lombok dan menjadi saksi pertama kali masuknya Islam di Pulau Lombok.

Lokasi Masjid

Secara administratif Masjid Bayan Beleq termasuk dalam wilayah Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Jarak sekitar 81 km dari Ibu Kota Provinsi NTB yakni Kota Mataram atau waktu tempuh sekitar 2 jam 15 menit menggunakan kendaraan roda empat.

Arsitektur Bangunan Masjid

Masjid Bayan Beleq berukuran 9 x 9 meter, bentuknya yang berbeda dengan Masjid pada umumnya sehingga menjadi ciri khas tersendiri bagi Masjid ini.

Bagian Dalam Masjid

  • Dinding Masjid berukuran rendah dan terbuat dari anyaman bambu.
  • Atap Masjid berbentuk tumpang yang disusun dari bilah-bilah bambu.
  • Pondasi lantai Masjid terbuat dari batu-batu kali.
  • Lantai Masjid terbuat dari tanah liat yang telah ditutupi dengan tikar buluh.
  • Di sudut-sudut ruang Masjid terdapat empat tiang utama penopang Masjid yang terbuat dari kayu nangka berbentuk silinder.
  • Di dalam Masjid terdapat sebuah bedug dari kayu yang digantung di tiang atap Masjid.
  • Terdapat hiasan berbentuk ikan dan burung di ujung pilar-pilar Masjid yang memiliki makna tersendiri. Hiasan ikan melambangkan kehidupan bawah atau duniawi, Sedangkan hiasan burung melambangkan kehidupan atas atau akhirat. Kedua hiasan tersebut mempunyai pesan bahwa setiap umat beriman selayaknya bisa menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.
  • Terdapat juga hiasan lain berupa pohon, telur, ayam, dan naga yang tergantung di atas mimbar. Di bagian badan naga terdapat tiga ekor burung yang melambangkan Islam Wetu Telu (sebuah aliran Islam masa awal di Pulau Lombok yang masih ada sampai saat ini).

Bagian Luar Masjid

Selain Masjid Bayan Beleq sebagai bangunan utama, ada enam bangunan lain di sekitar Masjid dengan ukuran yang berbeda. Bangunan-bangunan yang juga berdinding bambu tersebut merupakan makam Para pendahulu Islam di Bayan. Di sebelah Selatan Masjid terdapat empat makam yaitu makam warga pertama yang memeluk Islam dan makam Ulama yang pertama kali menyebarkan Islam di Pulau Lombok. Di sebelah Utara terdapat dua makam yaitu makam Syekh Gaus Abdul Razak dan Titi Mas Penghulu.

Fungsi Masjid

Masjid Bayan Beleq tidak lagi digunakan oleh masyarakat sekitar seperti Masjid pada umumnya. Namun, Masjid ini akan kembali digunakan pada Hari Besar Islam (HBI) seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Tahun Baru Islam (Tahun Baru Hijriah) dan perayaan HBI lainnya. Pada perayaan acara-acara tersebut, para pengunjung yang ingin mengikuti prosesi acara diwajibkan untuk mengikuti peraturan yang ada.

Aksesibilitas ke Masjid

Bagi anda yang ingin data berkunjung ke Masjid Bayan Beleq dapat menggunakan rute Kota Mataram – Senggigi – Pemenang – Tanjung – Gangga – Anyar – Bayan dengan menggunakan transportasi pribadi atau umum menuju kecamatan Bayan. Namun, untuk kenyamanan berwisata dengan pertimbangan ketersediaan angkutan umum dan waktu tempuh, disarankan untuk menggunakan kendaraan mobillombok.com. Dengan menyewa kendaraan, selain bisa berhenti di beberapa tempat menarik yang terdapat di sepanjang jalan menuju Kecamatan Bayan, anda juga dapat mengatur waktu kunjungan dengan lebih leluasa.

Tersedia Souvenir sekitar Masjid

Ketika anda berkunjung ke Masjid Bayan Beleq jangan lupa membeli cendramata sebagai buah tangan untuk keluarga atau kerabat di rumah. Anda bisa mengunjungi toko souvenir yang dikelola oleh masyarakat setempat, toko tersebut terletak tidak jauh di depan Masjid Bayan Beleq. Di toko tersebut anda bisa membeli oleh-oleh berupa miniatur Masjid Bayan Beleq atau cenderamata tradisional lainnya.