Search
Close this search box.

Kerajaan Suwung; Kerajaan Lombok Tertua

Pastinya anda tahu pulau Lombok bukan? Selain menyimpan berbagai destinasi wisata, Lombok tentunya juga menyimpan sejarah. Sebagai bukti berlangsungnya sebuah peradaban, kerajaan Lombok juga membuktikan bahwa Indonesia diawali dengan banyaknya kerajaan.

Ketika sudah tergabung dalam bentuk negara kesatuan seperti saat ini, masa lalu dapat dijadikan sebagai pembelajaran. Bahwa pertumpahan darah yang pernah terjadi pada masa lalu tidak perlu terulang kembali. Terlebih hanya karena alasan klasik seperti perebutan kekuasaan.

Hidup damai dalam nuansa seperti sekarang ini adalah hasil jerih payah para pejuang bangsa. Atas dasar kemerdekaan mereka akhirnya mampu menyatukan wilayah nusantara hingga lahirlah bangsa Indonesia. Dan pulau Lombok pun hidup tenang sentausa, perbedaan kota dan desa disana pun menjadi kelebihan masing-masing.

Namun sebagai nenek moyang, kerajaan masa lalu tetap tidak boleh dilupakan. Kerajaan Suwung salah satunya. Meski para sejarawan mengklaim kerajaan ini tertua di Lombok dan cikal bakal berdirinya kerajaan Lombok, ternyata hal tersebut masih menjadi perdebatan.

Kerajaan Suwung, Kerajaan Lombok Tertua Di Pulau Lombok, sumber : pixabay.com
Kerajaan Suwung, Kerajaan Lombok Tertua Di Pulau Lombok, sumber : pixabay.com

Manakah Kerajaan Tertua?

Perbedaan yang beredar luas di kalangan sejarawan adalah antara Kerajaan Suwung dan Kerajaan Laeq. Perbedaan tersebut sama-sama memiliki sumber. Sejarawan satu mengambil sumber dari Babad Lombok yang mengatakan Kerajaan Laeq yang tertua, sedangkan dalam Babad Suwung diceritakan bahwa Kerajaan Suwung yang paling tua.

Dengan demikian tidak bisa dipastikan mana yang benar. Sebagai peninggalan peradaban, akan lebih baik jika diketahui urutan dengan bukti untuk kepentingan dokumen. Sebagaimana benda-benda peninggalan sejarah di museum, sebagaian besarnya telah diketahui riwayatnya.

Hal tersebut guna untuk membantu rekam sejarah. Agar sebuah peradaban yang ada setelahnya dapat mengetahui siapa para leluhur dan pendahulunya. Dan jika ada peninggalan yang belum selesai, bisa ada kemungkinan untuk dilanjutkan jika ada kebaikan bagi generasi dan bangsa.

Kedua kerajaan tersebut meski tidak dapat dipastikan mana yang tertua, namun sama-sama berada di abad ke-9. Sedangkan informasi yang sempat dipertimbangkan adalah awal mulanya ada Kerajaan Laeq. Kerajaan tersebut diperkirakan berada di kecamatan Sambalia Lombok Timur.

Disebabkan suatu hal maka warga melakukan migrasi dan mendirikan kerajaan baru yang bernama Kerajaan Pamatan. Kerajaan tersebut berada di dekat Gunung Rinjani. Namun beberapa waktu kemudian gunung tersebut meletus dan meluluhlantakan kerajaan beserta penduduknya.

Kerajaan Lombok Tertua, sumber : lombokpost.jawapost.com
Kerajaan Suwung Kerajaan Lombok Tertua, sumber : lombokpost.jawapost.com

Setelah beberapa waktu berlangsung, munculah Kerajaan Suwung. Kesepakatan para sejarawan dari fenomena ini adalah pendiri kerajaan ini. Kerajaan didirikan oleh Batara Indera di daerah Perigi saat ini. Dan kemudian setelahnya baru ada kerajaan yang dikenal kerajaan Lombok.

Hal yang membuat terjadi perdebatan berkepanjangan adalah karena tidak banyak bukti yang bisa dijadikan pedoman. Namun apapun itu, Kerajaan Suwung tetap menjadi jejak peradaban di Lombok. Sebagaimana tradisi paresean, Kerajaan Suwung tetap menjadi bagian dari Lombok yang tak bisa dipungkiri.

Sejarah Kerajaan Suwung

Secara umum sejarah Kerajaan Suwung berada dalam Babad Suwung. Meskipun naskah yang berada dalam babad tidak bisa dipastikan kebenarannya, namun banyak orang yang menjadikannya pijakan. Terlebih jika ada bukti dari sumber lain yang memperkuatnya.

Secara bahasa Suwung memiliki arti kekosongan. Hal tersebut menggambarkan bahwa saat kerajaan ini dibangun, pulau Lombok masih dalam keadaan kosong. Tidak ada manusia yang menghuninya. Sedangkan kata suwung sendiri merupakan kata dari bahasa Jawa. Sehingga kerajaan ini ada kemungkinan memiliki hubungan dengan pulau Jawa.

Di dalam cerita babad dikisahkan bahwa pendiri Kerajaan Suwung adalah Batara Indera dan Dewi Sinta. Mereka diyakini sebagai nenek moyang orang sasak. Dengan demikian bisa direkam bahwa suku sasak adalah penghuni terlama pulau Lombok.

Sedangkan Batara Indera dan Dewi Sinta sendiri diyakini sebagai penumpang kapal Nabi Nuh As. Mereka adalah pasutri yang saat itu turun di daerah Pelabuhan Carik, Lombok Utara. Sehingga tidak mengherankan jika pulau Lombok memiliki penghuni mayoritas muslim dan hingga kini dikenal dengan Pulau Seribu Masjid.

Kerajaan Lombok, sumber : pixabay.com
Pulau Seribu Masjid sisa peradaban Kerajaan Lombok, sumber : pixabay.com

Setelah mendirikan kerajaan dan menetap cukup lama akhirnya mereka dikaruniai banyak keturunan. Keturunan tersebut lambat laun menyebar di daratan Lombok hingga membuat perkampungan. Bahkan banyak kerajaan kecil yang muncul adalah bagian dari mereka.

Destinasi Wisata Lombok

Sebagai daerah timur Indonesia, Pulau Lombok memiliki bentang alam yang mempesona. Banyaknya area perbukitan, pantai dan pepohonan membuat siapapun tertarik untuk berkunjung kesana. Terlebih alam tersebut terhitung masih terjaga keasrian ekosistemnya. Destinasi wisata Lombok akan memanjakan siapapun yang akan berkunjung.

Hal yang membuat Lombok semakin kaya adalah peninggalan sejarah yang ada. Baik peninggalan sejarah seperti kerajaan hingga bangunan seperti masjid-masjid. Negara dan dunia tahu bahwa Lombok adalah Pulau Seribu Masjid.

Lengkap lah destinasi wisata yang ada di pulau Lombok. Anda berkeinginan melakukan wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner bahkan wisata religi bisa ditemukan. Nah siapkah anda untuk berkunjung ke Lombok?

Berkaitan Kerajaan Suwung, meski belum lengkap peninggalan yang bisa digali anda tetap bisa melakukan rekam jejak. Salah satu destinasi wisata kerajaan populer adalah petilasan Kerajaan Seloparang. Kerajaan ini adalah penerus dari kerajaan Lombok yang dulu pernah runtuh karena serangan Kerajaan Majapahit.

Dengan kelengkapan destinasi wisata di Lombok tersebut menjadikan negara ini semakin kaya. Salah satu hikmah dengan adanya perdamaian adalah kita dapat berkunjung dan salim mengenal. Bahkan menikmati wisata di Lombok pun akan merasa tenang dan nyaman.

Tinggalkan komentar